Ciri-Ciri Kista Hidatid Paru

Penyakit hidatid paru adalah penyakit yang disebabkan infeksi oleh bentuk larva (kista hidatid) cacing pita genus Echinococcus dan ditandai dengan berkembangnya kista yang meluas. Infeksi ini terjadi pada manusia dan hewan mamalia seperti sapi, domba, babi, kuda dan mamalia lainnya. Dua tipe dari infeksinya adalah alveolar dan unilocular. Nama lain dari penyakit kista hidatid adalah hidatidosis, echinococcus disease dan echinococcosis.

Kista hidatid paru adalah stadium kista larva cacing pita Echinococcus granulosus dan Echinococcus multilocularis, yang berisi kista anakan yang masing-masing mengandung banyak skoleks. Disebut juga echinococcus cyst dan hidatid.

Penyebab Kista hidatid paru adalah larva cacing pita kelas Cestoda, family Taeniidae, genus Echinococcus. Echinococcus mempunyai 4 spesies yaitu Echinococcus granulosus, Echinococcus multilocularis, Echinococcus vogelii dan Echinococcus oligarthrus. Di antara keempat spesies Echinococcus diatas yang paling sering menginfeksi manusia adalah E. granulosus dan E. multilocularis.

E.granulosus adalah cacing pita yang merupakan parasit pada anjing, anjing hutan, serigala dan kadang pada kucing. Cacing dewasa ukurannya sangat kecil, yaitu 3-8mm. Larvanya dapat berkembang pada hampir semua mamalia, membentuk kista hidatid pada hati, paru, ginjal, dan organ-organ lainnya. E. multilocularis adalah spesies yang bentuk dewasanya biasanya parasit pada rubah dan hewan pengerat liar, sekalipun secara sporadic manusia dapat terinfeksi. Ini menyerupai E. granulosus, hanya ukurannya lebih kecil, panjangnya 1,5-3,8 mm dan larvanya membentuk kista alveolar atau multilokular bukan kista unilokular. E. vogelii spesies yang ditemukan di Amerika Tengah dan Amerika Selatan bagian utara. Bentuk dewasanya merupakan parasit pada golongan anjing, dan larvanya merupakan pejamu antara untuk larvanya paca, agouti, dan hewan pengerat lain.

Tindakan pencegahan harus bertujuan menurunkaan angka infeksi pada penderita, yaitu :

1. Hewan yang terinfeksi dan disembelih, semua jeroan (organ visceral) harus di musnahkan supaya tidak dimakan lagi.

2. Meningkatkan kesadaran higienis dan sanitasi untuk menghindari tertelannya telur infektif yang berasal dari tanah, air, dan sayur yang terkontaminasi tinja anjing.

3. Meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak untuk mengindarkan kontak, bermain, berdekatan dengan anjing atau kucing

4. Menjaga kebersihan dan kesehatan hewan piaraan terutama anjing dan kucing

5. Di daerah endemis, anjing harus dijauhkan dari tempat-tempat pemotongan

6. Tidak minum air mentah dan menghindari makan sayur mentah

Penyakit Hidatid berdasarkan infeksinya dibagi menjadi dua yaitu :

1. Penyakit Hidatid Unilokular

Infeksi dengan bentuk larva (kista hidatid) E. granulosus, ditandai dengan adanya pembentukan kista tunggal unilokular atau majemuk yang membesar. Dengan membesarnya kista gejala akan menghebat akibat desak ruang pada jaringan atau organ yang terkena.

2. Penyakit Hidatid Alveolar

Infeksi dengan bentuk larva (kista hidatid) E. multilocelaris, ditandai dengan invasi dan penghancuran jaringan karena kista melakukan pengelompokan ke dalam membentuk kista kecil-kecil yang banyak jumlahnya yang membentuk sarang tawon pada organ yang terkena. Infeksi ini kemudian dapat bermetastasis. Keluhan yang dirasakan penderita penyakit hidatid dapat bermacam-macam atau malah tanpa keluhan sama sekali.

Keluhan-keluhan yang mugkin timbul akibat adanya infeksi larva Echinococcus antara lain :

- Hemoptisis ringan
- Batuk
- Dispnea
- Sakit dada yang tidak menetap
- Palpitasi
- Ertikaria

Posted in Ciri-Ciri Kista | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Penyakit Kista

Belakangan ini, penyakit kista banyak menyerang wanita. Namun, kebanyakan dari mereka kurang memperhatikan ciri-ciri dari penyakit kista yang bisa membuat mereka lebih mengerti dan menjaga kesehatannya. Kista adalah pertumbuhan daging atau kantung yang abnormal berisi cairan abnormal di seluruh tubuh.

Kista dapat tumbuh pada usus, kulit, kornea mata, paru-paru bahkan pada otak. Namun, kista lebih sering tumbuh pada organ reproduksi wanita. Pada umumnya kista berbentuk seperti benjolan kistik, tetapi adapula yang berbentuk menyerupai anggur. Benjolan-benjolan tersebut berisi cairan. Namun ada juga yang berisi udara, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya.

Dibawah ini adalah ciri-ciri kista :

1. Keluhan nyeri ketika menjelang atau dalam masa haid. Beberapa penderita bahkan bisa pingsan karena tidak tahan dengan rasa nyeri yang ditimbulkan

2. Nyeri perut bagian bawah

3. Haid yang sangat banyak atau justru terlalu sedikit

4. Sering merasa ingin buang air besar atau kecil karena jaringan kista yang terus membesar semakin menekan kandung kemih sehingga tidak dapat menampung banyak air seni

5. Pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut

6. Perubahan pola haid, misalnya terlambat haid atau perdarahan di antara periode haid

7. Perdarahan vagina yang hebat dan tidak teratur

8. Nyeri perut hebat disertai mual dan muntah

9. Pembesaran perut akibat beberapa jenis kista yang cenderung tumbuh semakin besar

10. Rasa sakit seperti digigit semut di bagian bawah perut kiri dan kanan secara bergantian

11. Keluhan sakit pada pinggang bagian belakang

12. Sakit saat berhubungan intim

13. Jika kista pecah, misalnya saat berhubungan seksual, penderita akan merasa nyeri yang bertambah bila melakukan aktivitas fisik berat.

Posted in Ciri-Ciri Kista | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Perbedaan Kista Dan Miom

Meski sekilas tampak sama, tapi kedua “pengganggu”organ reproduksi yakni kista dan miom ini ternyata berbeda.

Berbeda dengan kista, miom yang satu rumah dengan janin, yaitu di rahim, jelas tidak bisa diutak-atik. Miom adalah bungkus otot rahim yang berubah menjadi tumor jinak. Istilah sederhananya daging-tumbuh di rahim. Miom berbentuk keras tapi bisa juga mencair kalau suplai oksigen ke bagian itu kurang. Peristiwa ini disebut degenerasi. Jika operasi dilakukan terhadap miom, ibu hamil akan mudah keguguran.

Lokasi tumbuh miom bisa di dalam dinding rahim atau dipermukaan dalam rongga rahim. Jika di dalam dinding rahim, gejala yang ditimbulkan biasanya tidak akan terlalu berat dan jarang menganggu kehamilan. Berbeda dengan miom yang tumbuh di saluran leher rahim, karena akan membuat leher rahim menjadi kecil dan mengganggu masuknya ke dalam. Selama kehamilan, miom tidak bisa diambil sembarangan kecuali bentuknya bertangkai. Kalau memang kehadirannya tidak mengganggu fungsi tubuh seperti mengganggu pernapasan, maka akan dibiarkan selama kehamilan. Nah, sekitar tiga bulan setelah persalinan, perkembangan miom akan terlihat kembali. Jika sudah semakin besar akan diambil dengan tindakan, entah dengan laparotomi, yaitu pengambilan miom melalui bedah perut, atau tanpa pembedahan dengan alat teropong saja yang disebut laparoskopi.

Walau belum ada data pasti jumlah penderita kista dan miom, namun berkat kesadaran masyarakat yang semakin tinggi dan canggihnya alat kedokteran, kini lebih banyak terdiagnosa yang penderita miom dan kista khususnya yan ada di organ reproduksi. Jika Anda masih belum jelas perbedaan keduanya, tabel berikut bisa membantu.

Tabel Perbedaan Kista dengan Miom

Kista

Miom

Definisi

Tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan dan beisi cairan Bungkus otot rahim yang berubah menjadi tumor jinak. Istilah sederhananya, daging-tumbuh di rahim

Lokasi

-        Biasa terdapat di rahim, saluran telur, indung telur, dan juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan)

-        Bisa juga terjadi di bagian tubuh lain seperti gusi

-        Sebagian besar miom tumbuh di dalam dinding rahim (miom uteri). Gejala yang ditimbulkan biasanya tidak akan terlalu berat dan jarang mengganggu kehamilan

-        Sebagian kecil lagi tumbuh di leher rahim (miom servik uteri). Bisa menyebabkan infertilitas,karena akan mengganggu masuknya sperma dirahim

Gejala

-        Nyeri di perut bagian bawah

-        Nyeri saat haid

-        Sering merasa ingin buang air besar atau kecil

-        Pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut

 

Catatan : ada jenis kista yang tidak memberikan rasa nyeri, sehingga penderita tidak menyadarinya

-        Nyeri diperut bagian bawah, atau di sekitar pinggul

-        Nyeri saat senggama

-        Gangguan haid, seperti nyeri saat haid, perdarahan haid sangat banyak, dan haid tidak beraturan (sering haid)

-        Perut terasa penuh

-        Sebagian wanita kadang mengeluhkan frekuensi buang air kecil yang tinggi

Penyebab

Sampai sekarang belum diketahui pasti, sehingga belum bisa dicari cara pencegahannya. Tetapi diduga, kista disebabkan pencemaran oleh bahan-bahan yang bersifat karsinogenik, misalnya zat kimia -        Faktor hormonal, terutama hormone estrogen. Miom cenderung berkembang pada masa reproduksi, dan dapat bertambah besar dengan cepat selama kehamilan. Miom biasanya menyusut setelah menopause ketika kadar estrogen menurun

-        Faktor-faktor lain seperti ketidakseimbangan emosi, misalnya sering stress, daya tahan tubuh rendah, dan gaya hidup yang tidak seimbang

 

Penanganan

 

Tergantung jenis kistanya

 

-        Kista non-neoplastik

Sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2-3 bulan

-        Kista neoplastik

Ditangani melalui operasi. Relative mudah diangkat dan tidak membahayakan penderitanya

 

Dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

 

-        Miomektomi : yaitu operasi pengangkatan miom tanpa mengorbankan rahim

-        Histerektomi: yakni pengangkatan miom bersamaan dengan rahim

Posted in Ciri-Ciri Kista, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment