Ciri-Ciri Kista pada Wanita

Ciri-Ciri Kista pada Wanita – Banyak orang yang menganggap jika penyakit kista berhubungan erat dengan kesuburan dan juga kandungan, namun penyakit kista bisa saja muncul dibeberapa bagian tubuh dan bukan hanya pada kandungan saja. Penyakit kista merupakan penyakit tumor yang letaknya berada didalam tubuh, bentuknya mirip seperti kapsul dan didalamnya mengandung cairan. Diibarakan seperti balon yang terisi dengan air. Banyak yang menganggap jika kista hanya muncul di rahim saja, dan biasanya masyarakat awam menganggap penyakit ini adalah penyakit yang berkaitan dengan kandungan saja, padahal penyakit ini bisa muncul karena adanya suatu benjolan yang berasal dari sel kelenjar. Dan selain itu juga, penyakit kista dapat muncul dibeberapa bagian tubuh yang lain, misalnya adalah pada daerah dinding vagina atau juga karena adnaya suatu kelenjar bartholin yang dapat muncul di bibir vagina.

Ciri-Ciri Kista pada Wanita

Ciri-Ciri Kista pada Wanita

Ciri-Ciri Kista pada Wanita

Banyaknya gejala atau ciri-ciri kista pada wanita.  Namun biasanya ciri-ciri kista pada wanita yang awal tidak akan menunjukakns uatu gejala tertentu, dan baru akan diketahui jika Anda melakukan pemeriksaan kandungan lewat USG. Namun, untuk sebagian orang ada juga yang merasakan ciri-ciri kista pada wanita misalnya adalah munculnya rasa nyeri saat menjelang dan juga saat sedang dalam masa haid. Dan bahkan ada juga yang sampai pingsan saking tidak tahan dengan rasa sakitnya.

Ciri-ciri kista pada wanita adalah ;

  1. Sakit perut pada bagian bawah
  2. Haid yang volume darah trlalu banyak dan juga kebalikannya terlalu sedikit.
  3. Merasa ingin buang air besar atau air kecil karena jaringan kista yang lama kelamaan terus membesar sehingga akan menekan kandung kemih dan dapat menyebabkan tidak bisa menampung air seni lebih banyak.
  4. Untuk kondisi kista yang sudah lanjut, maka biasanya akan terasa adanya benjolan pada bagian perut.
  5. Perubahan pada siklus haid, misalnya mengalami telat haid atau juga mengalami pendarahan diantara periode siklus haid.
  6. Terjadinya pendarahan pada organ rahim yang sangat hebat dan juga tidak teratur.
  7. Rasa sakit perut dengan hebat dan disertai dengan mual serta muntah
  8. Pembesaran pada perut karena akibat beberapa jenis kista yang cenderung makin lama makin membesar
  9. Rasa sakit yang mirip seperti diigigit semut pada bagian bawah perut kiri serta kanan dan terjadi dengan bergantian.
  10. Keluhan munculnya rasa sakit dibagian pinggang bagian belakang.
  11. Ciri-ciri kista pada wanita jika kista pecah saat sedang melakukan hubungan seksual, dan akan muncul rasa nyeri jika Anda melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat.

Anda harus mewaspadai ciri-ciri kista pada wanita, dan supaya bisa mengatasi masalah ini maka Anda harus melakukan pengobatan dengan cara yang tepat.

Cara mengobati penyakit kista pada wanita bisa dengan memanfaatkan beberapa ramuan herbal dibawah ini :

  1. Obat kista 1
    Ambillah 60 gram temu putih segar, 15 gram sambiloto kering, dan 30 gram yang segarnya. Setelah itu rebuslah semua bahan dengan 600 cc air sampai yang tersisa adalah setengahnya adalah 300 cc. Kemudian saringlah setelah itu minumlah 2 kali sehari, dan dosis sekali minum adalah 150 cc.
  2. Obat Kista 2
    Ambillah 30 gram daun dewa segar, 50 gram temu mangga, 5 gram daging buah serta mahkota dewa yang kering, setelah itu rebuslah dengan 800 cc air sampai yang tersisa adalah 400 cc saja, setelah itu disaring, dan airnya diminum dengan dosis 2 kali sehari, dan setiap kali minum dosisnya adalah 200 cc.
  3. Obat kista 3
    Ambillah 60 gram benalu yang masih hidup di pohon teh, 30 gram rumput mutiara dan juga rumput idah ular kembang putih, setelah itu rebuslah dengan 800 cc sampai yang tersisa adalah setenganya saja, kemudian disaring, dan miumlah airnya 2 kali sehari, dengan sekali minum dosisnya adalah 200 cc.

Anda bisa memilih satu resep, kemudian dicoba dan diminum dengan teratur, sebaiknya tetap lakukan konsultasi ke dokter. Dan untuk merebus ramuan sebaiknya gunakanlah periuk tanah, panci enamel serta panci kaca. Rumput lidah ular kembang putih kering Anda dapat membelinya di toko obat cina.

Dibawah ini beberapa cara mencegah penyakit kista pada wanita agar tidak menimbulkan ciri-ciri kista pada wanita adalah :

  1. Mengurangi makanan dengan kandungan lemak yang tinggi. Karena makanan ini dapat menyebabkan gangguan pada hormon dan juga menyebabkan kenaikan pada hormon kortisol.
  2. Mengonsumsi buah dan sayuran
    Buah dan sayuran yang mengandung banyak vitamin serta mineral didalamnya. Selain itu juga bisa membantu meningkatkan stamina dan sistem daya tahan tubuh.
  3. Mengonsumsi makanan yang mengandung sumber antioksidan. Makanan dengan sumber antioksidan akan membantu melawan radikal bebas. Radikal bebas bisa berasal dari polusi udara, debu serta bahan kimia yang lainnya.
  4. Menjalankan pola hidup sehat
    Menjaga pola hidup yang lebih baik adalah salah satu cara yang sangat penting. Hindarilah rokok.

Itulah informasi mengenai ciri-ciri kista pada wanita, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Ciri-Ciri Kista pada Wanita

Posted in Ciri-Ciri Kista | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Kista Endometriosis

Ciri-Ciri Kista Endometriosis – Penyakit kista endometriosis adalah salah satu penyakit yang terjadi pada wanita dan kasusnya banyak sekali ditandai dengan berbagai gejala dan termasuk ciri-ciri yang ditunjukkan. Penyakit kista endometriosis menunjukkan ciri-ciri kista endometriosis yang sangat mengkhawatirkan. Mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat akan membantu mengurangi gejala atau ciri-ciri kista endometriosis.

Ciri-Ciri Kista Endometriosis

Ciri-Ciri Kista Endometriosis

Penyakit Kista Endometriosis

Ciri-ciri kkista endometriosis yang umum terjadi adalah :

  1. Menstruasi yang berlangsung dalam waktu lama dan waktunya lebih lama dari menstruasi normal biasanya. Jika menstruasi normal biasanya kurang dari waktu satu minggu, sedangkan untuk penderita kista endometriosis biasanya waktu menstruasi mencapai lebih dari 1 minggu dan bahkan lebih dari hitungan 10 hari.
  2. Menstruasi yang terjadi biasanya tidak teratur. Dan sebelum menstruasi terjadi, penderita akan merasakan spotting atau bercak-bercak berwarna cokelat terlebih dahulu.
  3. Jika sudah menikah, maka wanita yang mengalami penyakit endometriosis ini biasanya akan mengalami kesulitan untuk bisa mendapatkan keturunan.
  4. Ciri-ciri kista endometriosis yang selanjutnya adalah rasa sakit saat sedang melakukan hubungan intim. Rasa sakit ini bukan hanya muncul sekali saja, namun kadang akan terjadi setiap kali saat Anda melakukan hubungan intim dengan pasangan.
  5. Rasa nyeri yang muncul dibagian perut bawah dan juga panggul sebagai ciri-ciri kista endometriosis.
  6. Pembesaran yang terjadi di perut. Ciri-ciri kista endometriosis yang ditandai dengan kista mengalami perkembangan dari ukuran yang kecil yang kadang masih belum teraba dan nantinya akan semakin membesar, dan akan terasa seperti ada benjolan.

Jika penyakit kista endometriosis bertangkai, maka biasanya akan ditandai dengan ciri-ciri kista endometriosis dengan rasa nyeri perut secara mendadak, dan bahkan juga bisa menimbulkan muntah-muntah, akibat dari tangkai kista yang terpuntir. Dan selain itu juga bisa membuat luas dari permukaan endometrium menjadi lebih tebal, sehingga biasanya akan membuat darah haid lebih banyak. Hal ini karena adanya suatu kontraksi rahim yang terganggu atau juga berkurang, sehingga pendarahan saat haid akan lebih banyak.

Wanita yang beresiko tinggi mengalami penyakit endometriosis adalah :

  1. Wanita atau ibu dari saudara perempuan yang mengalami penyakit kista endometriosis.
  2. Wanita yang mempunyai siklus menstruasi 27 hari atau kurang, dan wanita yang mengalami menarche atau menstruasi pertama dalam waktu yang lebih awal
  3. Wanita yang mengalami menstruasi lebih dari 7 hari
  4. Wanita yang mengalami orgasme saat sedang menstruasi

Penyebab dari terjadinya penyakit kista endometriosis adalah :

  1. Retrograde menstruasi
    Merupakan suatu penjelasan yang paling mungkin terjadi pada kasus endometriosis. Dalam kasus menstruasi retrograde, biasanya darah menstruasi yang mengandung kandungan sel-sel endometrium didalamnya yang mengalir kembali lewat tuba falopi dan juga ke dalam rongga panggul bukannya malah keluar dari dalam tubuh. dan sel-sel endometrium yang pindah ini menempel pada bagian dinding panggul dan juga bagian permukaan organ pangul, dimana mereka tumbuh dan akan mengalami penebalan secara terus menerus dan akan berdarah selama setiap siklus menstruasi berlangsung.
  2. Pertumbuhan dari sel embrio
    Sel-sel yang melapisi bagian rongga perut serta panggul yang asalnya dari sel-sel embrio. Dan jika satu atau lebih daerah kecil dibagian lapisan perut yang berubah menjadi suatu jaringan endometrium, endometriosis juga bisa semakin berkembang.
  3. Implantasi bekas luka darah. setelah menjalani operasi, seperti misalnya adalah histerektomi atau C Section, sel-sel endometrium yang bisa menempel pada sayatan bedah.
  4. Gangguan pada sistem kekebalan
    Hal ini mungkin saja terjadi karena adanya masalah pada sistem kekebalan tubuh yang akan membuat tubuh tidak bisa mengenali serta menghancurkan jaringan pada endometrium yang tumbuh diluar rahim.

Salah satu pengobatan yang dilakukan pada penyakit kista endometriosis adalah dengan melakukan histerektomi. Untuk kasus penyakit endometriosis yang parah, maka pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat rahim serta leher rahim atau histerektomi total dan juga kedua indung telur yang kemungkinan adalah salah satu bentuk pengobatan yang terbaik. Dan histerektomi saja tidak cukup efektif karena estrogen yang dihasilkan dari ovarium akan menyebabkan timbulnya rangsangan endometriosis yang tersisa serta bisa menimbulkan rasa sakit. Histerektomi yang biasanya dianggap sebagai suatu pilihan yang terakhir, dan yang paling utama adalah untuk wanita yan g masih subur, Anda tidak akan bisa hamil lagi setelah menjalani histerektomi.

Temukanlah dokter yang bisa memberikan kenyamanan untuk Anda. Hal ini adalah salah satu hal yang sangat penting supaya bisa mengelola dan juga mengobati penyakit endometriosis.

Pola hidup yang harus dijalani adalah :

Jika muncul rasa sakit secara terus menerus atau juga jika Anda menemukan pengobatan yang tepat dan membutuhkan waktu, mak Anda bisa mencoba beberapa langkah-langkah dibawah ini supaya bisa meringankan rasa ketidaknyamanan Anda.

  1. Mandilah dengan air hangat dan bantal pemanas yang akan membantu dalam mengendurkan otot-otot panggul, dengan mengurangi kram serta nyeri.
  2. Obat anti inflammantory drugs atau NSAID misalnya adalah pemberian ibuprofen atau juga naproxen yang akan membantu dalam meringankan kram menstruasi yang sangat menyakitkan.
  3. Melakukan olahraga secara teratur akan membantu dalam memperbaiki gejala

Ciri-Ciri Kista Endometriosis

 

Posted in Ciri-Ciri Kista | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Kista Hidatid Paru

Penyakit hidatid paru adalah penyakit yang disebabkan infeksi oleh bentuk larva (kista hidatid) cacing pita genus Echinococcus dan ditandai dengan berkembangnya kista yang meluas. Infeksi ini terjadi pada manusia dan hewan mamalia seperti sapi, domba, babi, kuda dan mamalia lainnya. Dua tipe dari infeksinya adalah alveolar dan unilocular. Nama lain dari penyakit kista hidatid adalah hidatidosis, echinococcus disease dan echinococcosis.

Kista hidatid paru adalah stadium kista larva cacing pita Echinococcus granulosus dan Echinococcus multilocularis, yang berisi kista anakan yang masing-masing mengandung banyak skoleks. Disebut juga echinococcus cyst dan hidatid.

Penyebab Kista hidatid paru adalah larva cacing pita kelas Cestoda, family Taeniidae, genus Echinococcus. Echinococcus mempunyai 4 spesies yaitu Echinococcus granulosus, Echinococcus multilocularis, Echinococcus vogelii dan Echinococcus oligarthrus. Di antara keempat spesies Echinococcus diatas yang paling sering menginfeksi manusia adalah E. granulosus dan E. multilocularis.

E.granulosus adalah cacing pita yang merupakan parasit pada anjing, anjing hutan, serigala dan kadang pada kucing. Cacing dewasa ukurannya sangat kecil, yaitu 3-8mm. Larvanya dapat berkembang pada hampir semua mamalia, membentuk kista hidatid pada hati, paru, ginjal, dan organ-organ lainnya. E. multilocularis adalah spesies yang bentuk dewasanya biasanya parasit pada rubah dan hewan pengerat liar, sekalipun secara sporadic manusia dapat terinfeksi. Ini menyerupai E. granulosus, hanya ukurannya lebih kecil, panjangnya 1,5-3,8 mm dan larvanya membentuk kista alveolar atau multilokular bukan kista unilokular. E. vogelii spesies yang ditemukan di Amerika Tengah dan Amerika Selatan bagian utara. Bentuk dewasanya merupakan parasit pada golongan anjing, dan larvanya merupakan pejamu antara untuk larvanya paca, agouti, dan hewan pengerat lain.

Tindakan pencegahan harus bertujuan menurunkaan angka infeksi pada penderita, yaitu :

1. Hewan yang terinfeksi dan disembelih, semua jeroan (organ visceral) harus di musnahkan supaya tidak dimakan lagi.

2. Meningkatkan kesadaran higienis dan sanitasi untuk menghindari tertelannya telur infektif yang berasal dari tanah, air, dan sayur yang terkontaminasi tinja anjing.

3. Meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak untuk mengindarkan kontak, bermain, berdekatan dengan anjing atau kucing

4. Menjaga kebersihan dan kesehatan hewan piaraan terutama anjing dan kucing

5. Di daerah endemis, anjing harus dijauhkan dari tempat-tempat pemotongan

6. Tidak minum air mentah dan menghindari makan sayur mentah

Penyakit Hidatid berdasarkan infeksinya dibagi menjadi dua yaitu :

1. Penyakit Hidatid Unilokular

Infeksi dengan bentuk larva (kista hidatid) E. granulosus, ditandai dengan adanya pembentukan kista tunggal unilokular atau majemuk yang membesar. Dengan membesarnya kista gejala akan menghebat akibat desak ruang pada jaringan atau organ yang terkena.

2. Penyakit Hidatid Alveolar

Infeksi dengan bentuk larva (kista hidatid) E. multilocelaris, ditandai dengan invasi dan penghancuran jaringan karena kista melakukan pengelompokan ke dalam membentuk kista kecil-kecil yang banyak jumlahnya yang membentuk sarang tawon pada organ yang terkena. Infeksi ini kemudian dapat bermetastasis. Keluhan yang dirasakan penderita penyakit hidatid dapat bermacam-macam atau malah tanpa keluhan sama sekali.

Keluhan-keluhan yang mugkin timbul akibat adanya infeksi larva Echinococcus antara lain :

– Hemoptisis ringan
– Batuk
– Dispnea
– Sakit dada yang tidak menetap
– Palpitasi
– Ertikaria

Posted in Ciri-Ciri Kista | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Penyakit Kista

Belakangan ini, penyakit kista banyak menyerang wanita. Namun, kebanyakan dari mereka kurang memperhatikan ciri-ciri dari penyakit kista yang bisa membuat mereka lebih mengerti dan menjaga kesehatannya. Kista adalah pertumbuhan daging atau kantung yang abnormal berisi cairan abnormal di seluruh tubuh.

Kista dapat tumbuh pada usus, kulit, kornea mata, paru-paru bahkan pada otak. Namun, kista lebih sering tumbuh pada organ reproduksi wanita. Pada umumnya kista berbentuk seperti benjolan kistik, tetapi adapula yang berbentuk menyerupai anggur. Benjolan-benjolan tersebut berisi cairan. Namun ada juga yang berisi udara, nanah, ataupun bahan-bahan lainnya.

Dibawah ini adalah ciri-ciri kista :

1. Keluhan nyeri ketika menjelang atau dalam masa haid. Beberapa penderita bahkan bisa pingsan karena tidak tahan dengan rasa nyeri yang ditimbulkan

2. Nyeri perut bagian bawah

3. Haid yang sangat banyak atau justru terlalu sedikit

4. Sering merasa ingin buang air besar atau kecil karena jaringan kista yang terus membesar semakin menekan kandung kemih sehingga tidak dapat menampung banyak air seni

5. Pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut

6. Perubahan pola haid, misalnya terlambat haid atau perdarahan di antara periode haid

7. Perdarahan vagina yang hebat dan tidak teratur

8. Nyeri perut hebat disertai mual dan muntah

9. Pembesaran perut akibat beberapa jenis kista yang cenderung tumbuh semakin besar

10. Rasa sakit seperti digigit semut di bagian bawah perut kiri dan kanan secara bergantian

11. Keluhan sakit pada pinggang bagian belakang

12. Sakit saat berhubungan intim

13. Jika kista pecah, misalnya saat berhubungan seksual, penderita akan merasa nyeri yang bertambah bila melakukan aktivitas fisik berat.

Posted in Ciri-Ciri Kista | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Perbedaan Kista Dan Miom

Meski sekilas tampak sama, tapi kedua “pengganggu”organ reproduksi yakni kista dan miom ini ternyata berbeda.

Berbeda dengan kista, miom yang satu rumah dengan janin, yaitu di rahim, jelas tidak bisa diutak-atik. Miom adalah bungkus otot rahim yang berubah menjadi tumor jinak. Istilah sederhananya daging-tumbuh di rahim. Miom berbentuk keras tapi bisa juga mencair kalau suplai oksigen ke bagian itu kurang. Peristiwa ini disebut degenerasi. Jika operasi dilakukan terhadap miom, ibu hamil akan mudah keguguran.

Lokasi tumbuh miom bisa di dalam dinding rahim atau dipermukaan dalam rongga rahim. Jika di dalam dinding rahim, gejala yang ditimbulkan biasanya tidak akan terlalu berat dan jarang menganggu kehamilan. Berbeda dengan miom yang tumbuh di saluran leher rahim, karena akan membuat leher rahim menjadi kecil dan mengganggu masuknya ke dalam. Selama kehamilan, miom tidak bisa diambil sembarangan kecuali bentuknya bertangkai. Kalau memang kehadirannya tidak mengganggu fungsi tubuh seperti mengganggu pernapasan, maka akan dibiarkan selama kehamilan. Nah, sekitar tiga bulan setelah persalinan, perkembangan miom akan terlihat kembali. Jika sudah semakin besar akan diambil dengan tindakan, entah dengan laparotomi, yaitu pengambilan miom melalui bedah perut, atau tanpa pembedahan dengan alat teropong saja yang disebut laparoskopi.

Walau belum ada data pasti jumlah penderita kista dan miom, namun berkat kesadaran masyarakat yang semakin tinggi dan canggihnya alat kedokteran, kini lebih banyak terdiagnosa yang penderita miom dan kista khususnya yan ada di organ reproduksi. Jika Anda masih belum jelas perbedaan keduanya, tabel berikut bisa membantu.

Tabel Perbedaan Kista dengan Miom

Kista

Miom

Definisi

Tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan dan beisi cairan Bungkus otot rahim yang berubah menjadi tumor jinak. Istilah sederhananya, daging-tumbuh di rahim

Lokasi

–        Biasa terdapat di rahim, saluran telur, indung telur, dan juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan)

–        Bisa juga terjadi di bagian tubuh lain seperti gusi

–        Sebagian besar miom tumbuh di dalam dinding rahim (miom uteri). Gejala yang ditimbulkan biasanya tidak akan terlalu berat dan jarang mengganggu kehamilan

–        Sebagian kecil lagi tumbuh di leher rahim (miom servik uteri). Bisa menyebabkan infertilitas,karena akan mengganggu masuknya sperma dirahim

Gejala

–        Nyeri di perut bagian bawah

–        Nyeri saat haid

–        Sering merasa ingin buang air besar atau kecil

–        Pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut

 

Catatan : ada jenis kista yang tidak memberikan rasa nyeri, sehingga penderita tidak menyadarinya

–        Nyeri diperut bagian bawah, atau di sekitar pinggul

–        Nyeri saat senggama

–        Gangguan haid, seperti nyeri saat haid, perdarahan haid sangat banyak, dan haid tidak beraturan (sering haid)

–        Perut terasa penuh

–        Sebagian wanita kadang mengeluhkan frekuensi buang air kecil yang tinggi

Penyebab

Sampai sekarang belum diketahui pasti, sehingga belum bisa dicari cara pencegahannya. Tetapi diduga, kista disebabkan pencemaran oleh bahan-bahan yang bersifat karsinogenik, misalnya zat kimia –        Faktor hormonal, terutama hormone estrogen. Miom cenderung berkembang pada masa reproduksi, dan dapat bertambah besar dengan cepat selama kehamilan. Miom biasanya menyusut setelah menopause ketika kadar estrogen menurun

–        Faktor-faktor lain seperti ketidakseimbangan emosi, misalnya sering stress, daya tahan tubuh rendah, dan gaya hidup yang tidak seimbang

 

Penanganan

 

Tergantung jenis kistanya

 

–        Kista non-neoplastik

Sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2-3 bulan

–        Kista neoplastik

Ditangani melalui operasi. Relative mudah diangkat dan tidak membahayakan penderitanya

 

Dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

 

–        Miomektomi : yaitu operasi pengangkatan miom tanpa mengorbankan rahim

–        Histerektomi: yakni pengangkatan miom bersamaan dengan rahim

Posted in Ciri-Ciri Kista, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment